Suhu politik Indonesia tahun 2008 hingga 2009 diprediksikan mengalami kontempelasi politik yang tinggi, mengarah pada disorientasi. Tapi, yang lebih mengejutkan, pemilu 2009 diprediksi tidak akan terwujud.
"Kondisi politik tahun ini akan jelek, karena 2009 mau pemilu. Pemilu 2009 sendiri tidak akan terwujud," ujar ahli supranatural Permadi saat diskusi dengan okezone di Jakarta, Selasa (1/1/2008).
Memang mengejutkan, ketika Permadi menerawang bawha pemilu 2009 terancam tidak terlaksana. Alasannya, kegagalan penyelenggaraan pemilu mendatang itu akan disebabkan ketidaksiapan seluruh komponen lembaga tinggi negara.
Hal ini juga disebabkan adanya campur tangan eksekutif di lembaga tinggi negara seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Mahkamah Agung.
"Pemilu 2009 sendiri tidak akan terwujud karena UU pemilu belum selesai, KPU bermasalah dengan anggotanya menjadi terdakwa, anggaran belum jelas. KPU diintimidasi wakil presiden, putusan MA yang kontroversial, MA keputusannya atas perintah wakil presiden. Sistem tata negara kita itu sudah pindah jalur," bebernya.
Bahkan, memanasnya kondisi politik akan semakin memuncak. Panasnya kondisi politik itu ditambah dengan rencana pemerintah menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada awal tahun 2008.
"Sekarang ini banyak kerusakan-kerusakan alam, amarah dan kekecewaan rakyat, ditambah tahun 2008 BBM naik, penganguran tinggi, kemiskinan belum teratasi. SBY sudah terlanjur menyakiti hati rakyat, dan hati rakyat terlanjur sakit," ujar pria yang memilki beberapa mobil antik itu.
Sedangkan, untuk kondisi ekonomi bangsa ini akan terus mengalami keterpurukan selama kebijakan ekonomi SBY-JK terus memihak pada kepentingan asing. "Kalau SBY lebih mementingkan investor asing, apa jadinya? Masyarakat terus akan menjerit," kritiknya.(ism)
Sumber diambil dari news.okezone.com
|